Welcome to my Blog !!

Say what you want to say when you have time

Bekas Piramid Suku Aztec Ditemukan di Meksiko

MEXICO CITY, JUMAT – Siapa menyangka salah satu sudut Kota Mexico City yang paling rawan tindak kriminalitas merupakan bekas berdirinya piramid suku Aztec. Para arkeolog yang menemukan puing-puingnya yakin piramid tersebut diratakan bangsa Spanyol yang menaklukkan wilayah tersebut.

Salah satu bekas piramid yang muncul pertama kali adalah dinding kuno di dekat distrik Iztapalapa yang sangat padat Juni lalu. Sejumlah arkeolog menyatakan dinding tersebut mungkin bagian utama piramida di pusat pemukiman Aztec yang dihancurkan Hernan Cortes pada abad ke-16. Saat ini sejarah piramida di sana belum banyak dipelajari karena Iztapalapa dan sekitarnya berkembang menjadi daerah yang keras, banyak tindak kriminalitas, lokasi transaski narkoba, dan banyak daerah kumuh.

“Kami tahu lokasinya secara umum namun tidak dapat mengeksplorasinya karena ini adalah wilayah kota yang sangat luas,” ujar Jesus Sanchez, salah satu arkeolog yang meneliti situs tersebut. Ia yakin pusat piramida ada di bawah taman dan lapangan kota. Untuk memastikannya, akan dilakukan penelitian selama setahun ke depan sebelum melakukan penggalian.

Kota Mexico City selama ini memang menyimpan banyak peninggalan puing-puing zaman pra-Hispanic (sebelum bangsa Spanyol masuk wilayah Amerika Latin). Pada bulan Oktober lalu juga ditemukan altar Aztec abad ke-15 di pusat Kota Zocalo dan batu altar seberat 12 ton dekat jalur lalu lintas di pusat kota.

Suku Aztec dikenal suka berperang, sangat religius, dan banyak membangun monumen-monumen, serta mendominasi kerajaan yang luasnya dari Teluk Meksiko hingga Samudera Pasifik. Wilayah Meksiko saat ini sebagain besar adalah wilayah kekuasaan bangsa Aztec.

Sejarah mencatat, penguasa Iztapalapa, Cuitlahuac, nyaris membinasakan Cortes dan pasukan Spanyol dalam peristiwa yang disebut Malam Kesedihan pada tahun 1520. Namun, peperangan dikuasai Cortes yang kemudian menghancurkan seluruh kota.

Dec 15, 2007 - Posted by | News

1 Comment »

  1. sayang sekali CUITLAHUAC hanya “NYARIS”….sedangkan CORTES “BERHASIL”….bagian dari sejarah kolonialisme…btw,SPAIN merasa berdosa nda ya?

    Comment by naga | Aug 05, 2010 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: